Social Icons

Pages

Tampilkan postingan dengan label Burung Cantik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Burung Cantik. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Agustus 2012

Gelatik Batu ( Parus major )


Gelatik Batu ( Parus major ) dari sisi suara relative lebih bagus dan bervariasi dari pada kicauan Gelatik Jawa (Silver), hanya saja dari sisi penampilan Gelatik Batu warnanya relative kurang cemerlang dibanding Gelatik Jawa. Paruh yang berbeda dari sisi warna maupun bentuk, untuk Gelatik Batu paruh runcing dan bisa diguakan untuk makan serangga, sedangkan untuk paruh Gelatik Jawa (Silver) berbentuk tumpul mirip dengan paruh emprit yang biasa digunakan untuk makan biji-bijian.

Tubuh berukuran kecil (13 cm).Tubuh warna hitam, abu-abu, putih. Kepala dan kerongkongan hitam. Bercak putih mencolok di sisi muka. Setrip putih pada sayap. Paruh kecil. Iris hitam, paruh kehitaman, kaki abu-abu gelap. Bersifat lincah, aktif bergerak, naik turun di puncak pohon atau permukaan tanah. Berburu dalam kelompok keluarga atau pasangan. Menyukai pohon berdaun jarum dan cemara.

 

Makanan: berbagai serangga. Sarang berupa lubang pohon, bekas sarang Takur bultok, dilapisi lumut.
Telur berwarna putih berbintik merah, jumlah 3-4 butir. Berbiak bulan April-Juni.

Mengunjungi hutan mangrove, hutan pantai, hutan terbuka, pekarangan, lahan budidaya, dan kadang perdu sampai ketinggian 2400 mdpl. Burung kecil yang lincah, bergerak aktif naik turun di puncak pohon atau di permukaan tanah. Memakan beragam makanan tetapi kebanyakan serangga yang ditangkap di pohon. Berburu dalam kelompok keluarga atau berpasangan.

Jumat, 03 Agustus 2012

Sikatan Aceh ( cyornis ruckii )

Berukuran agak besar (17 cm), berwarna biru. Jantan: kepala, tenggorokan, dan dada biru; tunggir dan penutup ekor atas biru berkilap. Perbedaannya dengan Sikatan biru yang masih muda: warna lebih gelap, tungging biru berkilat, paruh lebih besar. Betina:tubuh bagian atas coklat-merah bata, tunggir dan ekor merah bata, dada merah karat menjadi keputih-putihan pada perut.


Perbedaannya dengan Sikatan biru-muda betina: dada merah karat.Remaja: tubuh bagian atas coklat berbintik kuning tua, tubuh bagian bawah bersisik hitam menjadi keputih-putihan pada perut tengah. Dahi, lingkar mata, tenggorokan, dandadanya merah bata. Iris coklat, paruh dan kaki hitam. Habitat burung ini adalah hutan sekunder dataran rendah.

Kamis, 02 Agustus 2012

Paok Pancawarna ( Pitta guajana )


Burung berukuran sedang (22cm) dan bernama latin ( Pitta guajana ) ini memiliki tubuh berwarna keemasan bergaris-garis. Kepala hitam dengan alis lebar kuning mencolok yang khas. Punggung dan sayap coklat dengan garis sayap putih, ekor biru, dan dagu putih. Burung betina berwarna lebih suram dan lebih merah.Iris coklat, paruh dan kaki hitam.

Suara burung ini agak keras “pa-oh” suara tinggi “pieuw” atau suara lembut “parrrr”.

Persebaran sub ras guajana (Statius Muller, 1776): Jawa dan Bali. Dada dan sisi lambung bergaris-garis hitam dan kuning. Tidak terdapat bercak biru pada dada bawah. Habitat burung ini adalah menyukai hutan primer dan hutan sekunder tertutup sampai ketinggian 1500mdpl., berlompatan cepat di sepanjang lantai hutan atau batang pohon mati. 



Kadang-kadang ditemukan pada semak rendah, bersarang di pohon salak,kopi, atau rotan. Lebih sering terdengar suaranya daripada terlihat. Pada malam hari tidur di vegetasi rendah, hanya setinggi 1-3 meter di atas tanah. Burung ini juga tercatat dalam daftar merah IUCN : Resiko Rendah (LC)

Minggu, 29 Juli 2012

Paok Delima ( Pitta garanatina )

Burung bertubuh kecil (17cm) dan bernama latin ( Pitta garanatina ) ini memiliki mahkota merah (atau hitam), perut merah, sayap berbercak biru terang. Garis alis biru pucat dan sempit, bersinar di belakang mata. Remaja: coklat, mahkota dan bagian bawah merah karat, sisi kepala kehitaman.
Iris berwarna coklat, paruh hitam dan kaki abu-abu kemerahjambuan




  • ussheri (Gould, 1877): Kalimantan bagian utara (dari selatan sampai Sungai Lawas dan sungai Merapok di barat dan sampai sungai Sembakung dan sungai Sesayap di timur). Warna mahkota hitam
  • coccinea (Eyton, 1839): Myanmar wilayah paling selatan (Tenasserim), Semenanjung Thailand paling selatan, Semenanjung Malaysia dan Sumatra bagian timur. Dahi hitam dan ada bintik hitam pada perut yang merah.
  • granatina (Temminck, 1830): kalimantan (kecuali daerah utara). Warna mahkota merah.
Kebiasaan burung ini adalah berlompatan di lantai hutan yang gelap, basah, dan sering berawa, kadang-kadang pada batang pohon yang telah rubuh dan onggokan semak belukar. Hidup di kawasan hutan dataran rendah. Status konservasi burung ini tercatat dalam daftar merah IUCN : Hampir terancam (NT)

Jumat, 27 Juli 2012

Paok Hujan ( Pitta moluccensis )


Burung berukuran sedang (18cm) dan bernama latin Pitta moluccensis ini  bertubuh gemuk, berwarna-warni. Dada merah karat, kepal hitam, alis coklat pucat, punggung hijau. Sayap biru terang dengan bercak putih, tenggorokan putih, tunggir merah. Beriris coklat, paruh kehitaman, kaki coklat pucat.

Mempunyai siulan keras: “pu-wiu, pu-wiu” dengan nada kedua lebih tinggi. Di Kalimantan, suaranya dipercaya merupakan petanda datangnya hujan. Penyebaran global burung ini meliputi India tenggara, Cina barat daya, dan Asia tenggara. Pada musim dingin ke Malaysia, Sumatera, dan Kalimantan.


Di Sumatera (termasuk pulau-pulau sekitarnya) dan kalimantan (termasuk Kep.Natuna), burung migran dan pengunjung musim dingin yang cukup umum terdapat sampai ketinggian 1.000 m. Tercatat di kebanyakan habitat hutan, termasuk kebun. Pengembara kadang-kadang dapat mencapai Sulawesi dan Filipina. Terdapat catatan dari Jawa dan Australia, tetapi di ragukan.


Sering mengunjungi semak-semak, hutan sekunder, dan hutan mangrove. Tidak pernah jauh dari pantai. Berjalan diam-diam, berlompatan diatas tanah seperti anis. Pada malam hari, beristirahat pada semak yang rendah, hanya satu meter diatas tanah. Sering berburu di sepanjang badan air. Burung ini tercatat ke dalam daftar merah IUCN : Resiko Rendah (LC)

Kamis, 26 Juli 2012

Paok Bidadari ( Pitta nympha )


Burung berukuran sedang (20cm) dan bernama latin Pitta nympha ini memiliki banyak warna dan mirip dengan Paok hujan, namun tubuh bagian bawahnya lebih pucat dan lebih abu-abu, serta ada bercak biru langit pada sayap dan tungging. Beriris coklat, paruh dan kaki kehitaman.
Fairy pitta resting on a branch

Burung yang berberbiak di Jepang, Korea, dan Cina timur. Pada musim dingin pindah keselatan sampai Cina selatan, Indocina, dan kalimantan. Tercatat ke selatan pada bulan Oktober sampai Maret, melewati kalimantan. Umum terdapat sampai ketinggian 1.000 m, terutama di bagian utara. Memiliki kebiasaan yang mirip dengan Paok hujan. Status konservasi burung ini adalah daftar merah IUCN : Rentan (VU)
Perdagangan internasional: Appendix II, dapat diperdagangkan dengan pengaturan tertentu

Selasa, 24 Juli 2012

Paok Bakau ( Pitta megarhyncha )


Burung berukuran sedang (20cm) bernama latin Pitta megarhyncha ) ini mempunyai dada merah karat terang, mahkota coklat polos, punggung hijau. Terdapat bercak biru terang pada sayap, tenggorokan putih, tunggir biru terang. Ukuran paruh lebih besar dari paruh Paok hujan . Beriris coklat, paruh dan kaki kehitaman.



Burung ini dapat kita jumpai di pesisir barat Malaysia, dari sunderbans sampai Singapura.Tercatat ke selatan melewati kepulauan Riau, dataran rendah Sumatera sebelah timur, dan Bangka. Pernah tercatat di Baram (kalimantan bagian utara) . Habitat burung ini hanya menghuni hutan bakau dan hutan pantai. Sementra untuk status konservasi burung ini termasuk ke dalam daftar merah IUCN : Hampir Terancam (NT)

Jumat, 20 Juli 2012

Paok Laus ( Pitta elegans )

 
Paok Laus ( Pitta elegans) adalah spesies burung dari familia Pittidae. Habitat burung ini berada di hutan tropis atau subtropis lembab yang berada di dataran rendah.

Selasa, 10 Juli 2012

Kipasan Sulawesi (Rhipidura teysmann)




Burung Kipasan Sulawesi ( Rhipidura teysmann ), adalah spesies burung dalam keluarga Rhipiduridae. Burung ini adalah burung dengan populasi habitatnya endemik Pulau Sulawesi, Indonesia, alias hanya dapat ditemukan di tempat asalnya yang asli yaitu di Pulau Sulawesi.
Burung ini juga biasa disebut dengan nama, The Rusty-bellied Rhipidura teysmanniRusty-bellied FantailKipasan Sulawesi Fantail.



Senin, 09 Juli 2012

Jalak Tunggir Merah ( Scissirostrum dubium )


Burung Jalak Tunggir Merah ( Scissirostrum dubium ) juga dikenal sebagai Myna Grosbeak, Grosbeak Starling, atau Scissor-billed Starling, adalah spesies jalak dalam keluarga Sturnidae. Ini adalah monotypic dalam Scissirostrum genus. Burung ini populasi habitat aslinya adalah endemik Pulau Sulawesi, Indonesia.



Habitat alami adalah tropis dataran rendah, dan pegunungan kadang-kadang subtropis, kawasan hutan dan lahan basah berhutan ringan. Spesies ini bersarang di koloni dengan jumlah yang kadang mencapai ratusan pasang. Sarang batang pohon mati . Makanannya buah, serangga, dan biji-bijian. Daerah sebaran burung ini adalah di Sulawesi termasuk Bangka, Lembeh, Butung, Togian Apakah., Peling Apakah, dan. Banggai.

Kamis, 05 Juli 2012

Merbuk / Perkutut ( Geopelia striata )



Merbuk atau perkutut ( Geopelia striata ) familia Columbidae adalah sejenis burung berukuran kecil, berwarna abu-abu yang banyak dipelihara orang karena keindahan suaranya. Dalam tradisi Indonesia, terutama Jawa, burung ini sangat dikenal dan digemari, bahkan agak lebih "dimuliakan" dibandingkan dengan burung peliharaan lainnya. Perkutut masih berkerabat dekat dengan tekukur, puter, dan merpati.


Ciri - ciri burung ini : 

  1. Burung perkutut bertubuh kecil.Panjangnya berkisar antara 20-25 cm.
  2. Kepalanya membulat kecil,berwarna abu-abu.
  3. Paruhnya panjang meruncing dengan berwarna biru keabu-abuan.
  4. Mata burung perkutut bulat dengan iris berwarna abu-abu kebiru-biruan.
  5. Lehernya agak panjang dan ditumbuhi bulu-bulu halus.
  6. Bulu disekitar dada dan leher membentuk pola garis melintang berwarna hitam dan putih.
  7. Bulu yang menutupi badan perkutut berwarna kecokelatan.
  8. Pada bulu sayap terdapat garis melintang berwarna cokelat tua.
  9. Bulu ekornya yang juga berwarna cokelat agak panjang.
  10. Jari-jari perkutut berjumlah 8 dengan kuku-kuku yang runcing.Jadi jumlah jari sebelah kaki adalah 4.
  11. Tiga dari empat jarinya ada di depan dan sebuah jari di belakang.
  12. Jari-jari perkutut berguna untuk bertengger.

Jumat, 22 Juni 2012

Tiong-batu Kalimantan ( pityriasis gymnocephala )




Tiong-batu Kalimantan ( pityriasis gymnocephala ) adalah satu-satunya anggota dari keluarga burung pengicau Pityriaseidae dan genus Pityriasis. Ia merupakan spesies misterius dan jarang dijumpai dari kanopi hutan hujan Kalimantan.

Kamis, 21 Juni 2012

Takur Gunung ( Megalaima monticola )


Burung Takur Gunung ( Megalaima monticola ) adalah salah satu spesies burung di dalam keluarga Ramphastidae. Dapat ditemui di Indonesia dan Malaysia. Habitat alaminya adalah hutan dataran rendah lembap subtropis atau tropis dan pegunungan berhutan lembap subtropis atau tropis.

Rabu, 20 Juni 2012

Bangau Hitam


Masuk dalam suku ciconiidae, bangau tongtong berhabitat asli di Asia, khususnya wilayah India, Indo Cina dan Indonesiakecuali Irian dan Maluku. Mereka menyebar ke Afrika, Myanmar, Hong Kong dan Filipina. Burung berkaki kuat ini senang hidup di daerah rawa, sungai, hutan bakau, sawah, dan hutan terbuka. Kadang juga di daerah tanah kering dan berlumpur.
Tubuhnya berwarna hitam, kecuali leher dan perut bagian bawah berwarna putih. Panjang tubuh bisa mencapai 91 sentimeter. Di malam hari, bangau tongtong bertengger di pohon.Spesies ini merupakan satu-satunya bangau yang tidak melebarkan kaki dan sayap pada saat terbang. 




Mereka termasuk hewan yang mempunyai banyak variasi gaya hidup. Bangau tongtong bisa hidup menyendiri, berpasangan atau kadang berkelompok. Burung yang di daerah Jawa populer dengan nama sandanglawe ini sudah makin sulit ditemui. Mereka termasuk satwa yang dilindungi undang-undang karena mulai terancam punah

Selasa, 19 Juni 2012

Srigunting Jambul - Rambut ( Dicrurus hottentottus )


Srigunting jambul-rambut ( Dicrurus hottentottus ) adalah burung Asia pada familia Dicruridae. Spesies ini dahulu dianggap sejenis dengan Dicrurus bracteatus, dengan nama "Srigunting Kelip" – yang dahulu digunakan pada kedua spesies itu – yang sekarang namanya sudah disediakan. Beberapa pihak memasukkan Srigunting sumatra (D. sumatranus) pada D. hottentottus sebagai subspesies (Lepage 2003).

Senin, 18 Juni 2012

Sempidan Kalimantan ( Lophura bulweri )


Sempidan Kalimantan ( Lophura bulweri ) atau dikenal juga dengan nama Beleang Bulwor adalah burung dari Asia Tenggara dalam keluarga Phasianidae, endemik hutan rimba pulau Kalimantan. Saat ini terdaftar sebagai Rentan oleh IUCN.

Burung ini memiliki ciri-ciri dimorfisme seksual. Jantannya memiliki total panjang sekitar 80 sentimeter (31 in), dan berbulu hitam dengan dada merah marun, kaki merah, ekor panjang putih murni, bulu melengkung, dan kulit wajah biru cerah dengan dua pial yang menyembunyikan sisi-sisi kepalanya. Betina memiliki total panjang sekitar 55 sentimeter (22 in), dan keseluruhannya berwarna coklat kusam dengan kaki merah dan kulit muka biru.




Sempidan Kalimantan adalah endemik Pulau Kalimantan. Sementara spesies ini secara lokal biasa ditemui di kawasan terlindung (misalnya Taman Nasional Kayan Mentarang, Kalimantan Timur), mereka jarang ditemukan di tempat lain. Burung ini mendiami bukit dan wilayah bawah hutan pegunungan tropis, cenderung memilih hutan hujan dataran tinggi dan jarang mengunjungi dataran rendah di bawah ketinggian 300 meter (980 kaki). Makanannya terutama terdiri dari buah-buahan, cacing, dan serangga.

Minggu, 17 Juni 2012

Kepodang Kerudung-hitam ( Oriolus xanthornus )



Kepodang kerudung-hitam ( Oriolus xanthornus ) adalah anggota dari familia kepodang yang merupakan anggota ordo passeriformes dan habitat berkembang biak mereka adalah selatan Asia, yakni dari India dan Sri Lanka ke arah timur menuju Indonesia

Sabtu, 16 Juni 2012

Rangkong Papan ( Buceros bicornis )


Rangkong Papan Buceros bicornis ) adalah spesies terbesar dalam suku burung Bucerotidae. Burung dewasa berukuran sangat besar, dengan panjang mencapai 160cm. Burung ini memiliki bulu berwarna hitam, dan tanduk kuning-hitam di atas paruh besar berwarna kuning. Kulit mukanya berwarna hitam dengan bulu leher berwarna kuning kecoklatan. Bulu ekor berwarna putih dengan garis hitam tebal di tengah.
Tanduk burung Rangkong Papan berongga dan tidak padat. Burung betina berukuran lebih kecil dari burung jantan. Jantan dan betina dapat dibedakan dengan mudah dari matanya. Mata burung betina berwarna biru, sedangkan burung jantan bermata merah.
Populasi Rangkong Papan tersebar di hutan tropis di India, Republik Rakyat Cina, Indocina, Nepal, Bhutan, Semenanjung Malaysia dan pulau Sumatera, Indonesia. Pakan burung Rangkong Papan terdiri dari aneka buah-buahan, hewan berukuran kecil, burung, serangga dan reptil. Burung Rangkong bersifat monogami, hanya berpasangan dengan seekor lawan jenis.


Rangkong Papan bersarang di dalam lubang pohon. Pada waktu bertelur, burung betina mengurung diri di dalam lubang pohon yang hampir seluruhnya ditutup dengan lumpur, sampai anak burung mulai besar. Pada saat-saat ini, burung betina dan anak burung tergantung sepenuhnya pada burung jantan untuk memberikan makanan melalui celah kecil yang dibiarkan terbuka.
Penangkapan liar dan hilangnya habitat hutan mengancam keberadaan spesies ini. Burung Rangkong Papan dievaluasikan sebagai hampir terancam di dalam IUCN Red List dan didaftarkan dalam CITES Appendix I.

Jumat, 15 Juni 2012

Rangkong badak ( buceros rhinoceros )


Rangkong badak adalah atau dalam Bahasa Latinnya, buceros rhinoceros burung yang tinggal di hutan hujan tropis Kalimantan . Burung rangkong badak berukuran sangat besar, yaitu 110-127 cm. Burung ini adalah salah satu jenis dari burung rangkong yang terbesar. Burung ini hidup juga di hutan Sumatera, dan Jawa.
Burung ini kehilangan tempat tinggal akibat eksploitasi hutan dan makanannya yang berkurang.
Ada 200 jenis pohon Ara yang menjadi pakan utama rangkong,termasuk rangkong badak. Dan bila dibanding burung lainnya, rangkong dianggap paling mampu dalam menebarkan biji ara, karena daya jelajahnya yang tinggi

Rabu, 13 Juni 2012

Srigunting Keladi ( Dicrurus aeneus )


Srigunting Keladi ( Dicrurus aeneus ) adalah burung Indomalayan kecil yang termasuk pada familia srigunting. Mereka menetap di hutan Subkontinen India dan Asia Tenggara. Mereka menangkap serangga terbang dibawah naungan hutan kanopi dengan membuat serangan tiba-tiba dari tenggeran mereka. Mereka sangat mirip dengan jenis srigunting lainnya di daerah persebarannya tapi lebih kecil dan pendek dengan perbedaan ekor yang sedikit membentuk garpu dan pola pada kilapan bulu mereka.

 

Sample text

Sample Text