Cikrak dada-kuning ( Seicercus montis ) adalah spesies Pengicau dunia-lama pada familia Phylloscopidae (atau Sylviidae). Ia ditemukan di Indonesia , Malaysia, dan Filipina. Habitat alaminya adalah hutan dataran rendah lembab subtropis atau tropis atau hutan montane lembab tropis. Burung ini mudah dikenali karena terdapat semacam garis hitam yang tipis pada kepalanya yang didominasi bulu berwarna orange tua .
Tampilkan postingan dengan label Burung Kecil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Burung Kecil. Tampilkan semua postingan
Jumat, 06 Juli 2012
Minggu, 01 Juli 2012
Cabak Kota ( Caprimulgus affinis )
Cabak kota atau cabak-maling kota ( Caprimulgus affinis ) adalah sejenis burung cabak yang hidup di Asia Selatan dan Tenggara. Disebut cabak kota karena merupakan jenis cabak yang paling sering didapati di perkotaan. Dalam bahasa Inggris burung ini dikenal sebagai Savannah Nightjar.
Burung cabak yang berukuran agak kecil, panjang tubuh dari paruh ke ekor sekitar 22 cm. Berwarna seragam, burung jantan mempunyai bulu ekor terluar putih yang khas. Garis putih di tenggorokan digantikan dengan dua bercak putih di samping. Terdapat bercak putih pada sayap. Betina lebih kemerahan, tanpa tanda putih di ekor.Iris cokelat; paruh berwarna tanduk; kaki merah buram . Suaranya, "cwuirp, cwuirp..." dikeluarkan terus menerus sambil terbang.
Terbang berputar-putar pada senja dan dini hari, sambil mengeluarkan suara tinggi meratap: "cwuirp", berulang-ulang secara teratur. Tertarik dengan lampu-lampu kota untuk memburu serangga yang beterbangan di sekitarnya. Pada siang hari burung ini diam berbaring di atas tanah atau pada atap gedung yang rata di perkotaan.
Cabak kota tercatat berbiak antara bulan Mei sampai Desember. Satu atau dua butir telurnya, berwarna kuning tua dengan bintik-bintik noda dan garis cokelat, diletakkan pada lekukan tanah yang digaruk. Tanpa bahan sarang apapun.
Jumat, 22 Juni 2012
Tiong-batu Kalimantan ( pityriasis gymnocephala )
Tiong-batu Kalimantan ( pityriasis gymnocephala ) adalah satu-satunya anggota dari keluarga burung pengicau Pityriaseidae dan genus Pityriasis. Ia merupakan spesies misterius dan jarang dijumpai dari kanopi hutan hujan Kalimantan.
Rabu, 13 Juni 2012
Sikatan-rimba Gunung ( Rhinomyias gularis )
Rabu, 30 Mei 2012
Cica Matahari ( Crocias albonotatus )
Cica Matahari (Crocias albonotatus) adalah spesies burung dalam famili Timaliidae.Spesies ini endemik terhadap Indonesia.Burung ini kini terancam karena kehilangan habitat.
Selasa, 29 Mei 2012
Cabai Panggul-hitam ( Dicaeum monticolum )
Senin, 28 Mei 2012
Berencet Kalimantan ( Ptilocichla leucogrammica )

Minggu, 27 Mei 2012
Kancilan Kalimantan ( Pachycephala hypoxantha )
Burung Kancilan Kalimantan (Pachycephala hypoxantha) adalah salah satu spesies burung di dalam keluarga Pachycephalidae. Dapat ditemukan di Indonesia dan Malaysia.
Berencet Kerdil ( Pnoepyga pusilla )
Berencet Kerdil (Pnoepyga pusilla) adalah spesies burung dari keluarga Timaliidae. Berencet Kerdil dapat ditemukan di Bangladesh, Bhutan , Kamboja, Tiongkok, India, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Nepal, Thailand, dan Vietnam.
Habitat dari Berencet Kerdil adalah wilayah hutan dataran rendah dengan iklim subtropis atau tropis, selain itu dapat ditemukan di wilayah montane dengan iklim subtropis atau tropis.
Kamis, 24 Mei 2012
Opior Kalimantan ( Oculocincta squamifrons )
Berencet Gunung ( Napothera crassa )
Minggu, 13 Mei 2012
Burung-Madu Rimba ( Hypogramma hypogrammicum )
Berukuran besar (15cm). Burung madu dengan tubuh bagian bawah sampai tenggorokannya bergaris-garis kuning yang menonjol. Jantan: belakang leher, punggung, dan penutup sayap ungu metalik.Iris merah atau coklat, paruh hitam, dan kaki coklat atau zaitun.
Suara :
"syiuwp" tunggal yang melengking.
Penyebaran global :
Cina barat-daya, Asia Tenggara, Semenanjung Malaysia, Sumatra dan Kalimantan.
Penetap yang umum pada hutan dataran rendah samai ketinggian 1000 n dpl di Sumatra dan Kalimantan (termasuk Natuna).
Kebiasaan :
Menyukai pohon-pohon kecil dan hutan sekunder, hutan rawa dan semak belukar. Sering terlihat memutar atau menaik-turunkan ekornya dengan cepat.
Sabtu, 12 Mei 2012
Pijantung Kecil ( Arachnothera longirostra )
Berukuran agak kecil (15 cm), berwarna zaitun dan kuning. Tubuh bagian atas hijau-zaitun, tubuh bagian bawah kuning terang. Tenggorokan abu-abu keputih-putihan khas.Iris coklat, paruh atas hitam, paruh bawah abu-abu, kaki nila kebiruan.
Suara:
Tajam seperti suara bersi: “cik” sewaktu terbang. Nyanyian bernada tinggi sederhana:”tik-ti-ti-ti”, dengan nada pertama lebih tinggi dan ditekan, diulang tanpa henti, sekitar tiga nada per detik. “Wicow-wicow...” (Sumatera dan Kalimantan) atau“ciw-ciw-...” (Jawa dan Bali) yang diulang terus-menerus.
Penyebaran global:
India, Cina, Asia tenggara, Filipina, Semenanjung Malaysia, dn Sunda Besar.
Cukup umum terdapat di hutan bukit dan dataran rendah di seluruh Sunda Besar (termasuk pulau-pulau kecil). Juga di gunung-gunung di Sumatera, Jawa, dan Bali, ditemukan sampai ketinggian 2.000 m.
Kebiasaan:
Suka bersembunyi, tinggal pada kerimbunan pohon, seperti pohon pisang liar dan jahe-jahean tinggi. Paling sering terlihat terbang melintasi jalan setapak dengan sangat cepat, sambil mengeluarkan suara yang khas. Juga ditemukan di hutan sekunder, perkebunan, dan pekarangan. Mengisap nektar dari bunga pisang dan jahe-jahean.
Jumat, 11 Mei 2012
Burung-Madu Polos ( Anthreptes simplex )

Suara :
Getaran khas dan kerikan metalik
Penyebaran global :
Semenanjung Malaysia, Sumatra, dan Kalimantan.
Penyebaran lokal :
Penetap yang umum tapi jarang terlihat di dataran rendah sampai ketinggiam 1200 m dpl di Sumatra (termasuk Nias) dan Kalimantan (termasuk Natuna). Juga umum ditemukan di tepi pantai pulau-pulau kecil.
Kebiasaan : Menyukai hutan terbuka dan semak belukar.
Langganan:
Postingan (Atom)