Social Icons

Pages

Tampilkan postingan dengan label Artikel Tanaman Pertanian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Tanaman Pertanian. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Agustus 2012

SEKILAS TENTANG BERKEBUN KOPI

SEKILAS TENTANG BERKEBUN KOPI


Kopi merupakan minuman yang yang diminati sebagian masyarakat baik di Indonesia maupun di luar negri. Di Indonesian sendiri banyak yang petani yang menanam kopi. Kopi ini banyak macam dan jenisnya. Banyak kopi yang berasal dari luar terutama terutama brazil. Namun jenis kopi yang di Indonesia tidak kalah bagusnya..

Spesies-spesies yang banyak dipakai berdasarkan sejarah perkembangan tanaman kopi di dunia adalah sebagai berikut:

Kopi Bungalensis heyne et Wild; terdapat secara liar di Benggala, Birma, Sumatera, dan adapula yang terdapat di India

Kopi Congensis, Froehn. Berasal dari Congo, kopi ini mirip dengan kopi Arabika yang disilang dengan Coffea canephora menjadi hibrida Congesta di Jawa. Mungkin satu bentuk dari 

Kopi Eugenioides, S. Moore. Berasal dari Congo, Uganda, dan Tanzania, sedikit mirip dengan Coffea arabica. Kopi ini banyak pula ditanam, tetapi kandungan Coffein rendah.
sar, buah juga besar tapi tetapi biji kecil. Tanaman ini baik di Afrika Barat maupun Filipina, sedangkan di Jawa tidak banyak ditanam. Kopi ini banyak digolongkan Coffea liberica, tetapi buah dan biji jauh lebih kecil.

Kopi Recemosa, Lour. Berasal dari Mozambik dan kopi ini banyak ditanam di daerah setempat. Tanaman berbentuk perdu bercabang banyak, buah kecil berwarna merah.
Kopi Stenophylla G. Don. Berasal dari Afrika Barat dan banyak ditanam di sana, pohon kecil, bila buah masak berwarna biru hitam, biji lebih kecil daripada Arabika dan rasanya kurang enak.

Kopi Zangeubarise Lour. Berasal dari Zanzibar, di daerah asal tersebut kopi banyak ditanam. Buah dan biji mirip dengan kopi Arabika.

Demikian jenis kopi dari berbagai belahan dunia. Semoga bermanfaat

Rabu, 11 Juli 2012

Seputar Tentang Tanaman Kentang

Kentang (Solanum tuberosum L.) adalah tanaman dari suku Solanaceae yang memiliki umbi batang yang dapat dimakan dan disebut "kentang" pula. Umbi kentang sekarang telah menjadi salah satu makanan pokok penting di Eropa walaupun pada awalnya didatangkan dari Amerika Selatan.

Penjelajah Spanyol dan Portugis pertama kali membawa ke Eropa dan mengembangbiakkan tanaman ini pada abad XVI. Dengan cepat menu baru ini tersebar di seluruh bagian Eropa. Dalam sejarah migrasi orang Eropa ke Amerika, tanaman ini pernah menjadi pemicu utama perpindahan bangsa Irlandia ke Amerika pada abad ke-19, di kala terjadi wabah penyakit umbi di daratan Irlandia yang diakibatkan oleh jenis jamur yang disebut ergot dan menurut pengertian secara biologi Tanaman kentang adalah salah satu tanaman budidaya tetraploid (2n = 4x = 40). Asalnya dari Amerika Selatan dan telah dibudidayakan oleh penduduk di sana sejak ribuan tahun silam. Tanaman ini merupakan herba (tanaman pendek tidak berkayu) semusim dan menyukai iklim yang sejuk. Di daerah tropis cocok ditanam di dataran tinggi.

Dan kentang juga selain mengandung karbohidrat, kentang juga kaya vitamin C. Hanya dengan makan 200 gram kentang, kebutuhan vitamin C sehari terpenuhi.

Kalium yang dikandungnya juga bisa mencegah hipertensi. Lebih dari itu, kentang dapat dibuat minuman yang berkhasiat untuk mengurangi gangguan saat haid.

Kentang merupakan lima kelompok besar makanan pokok dunia selain gandum, jagung, beras, dan terigu.

Bagian utama kentang yang menjadi bahan makanan adalah umbi, yang merupakan sumber karbohidrat, mengandung vitamin dan mineral cukup tinggi.

Tanaman kentang (Solanum tuberosum Linn.) berasal dari daerah subtropika, yaitu dataran tinggi Andes Amerika Utara. Daerah yang cocok untuk budi daya kentang adalah dataran tinggi atau pegunungan dengan ketinggian 1.000-1.300 meter di atas permukaan laut, curah hujan 1.500 mm per tahun, suhu rata-rata harian 18-21oC, serta kelembaban udara 80-90 persen.

Dibandingkan dengan produksi kentang di Eropa yang rata-ratanya mencapai 25,5 ton per hektar, produksi kentang di Indonesia masih sangat rendah. Rata-rata hanya 9,4 ton per hektar.

Rendahnya hasil tersebut terkait dengan mutu benih yang kurang baik (misalnya terinfeksi virus), teknologi bercocok tanam yang belum memadai, serta iklim yang kurang mendukung. Penanganan pascapanen yang kurang baik dapat menyebabkan kerusakan umbi kentang sebesar 2-10 persen serta menimbulkan bagian terbuang sekitar 10 persen.

Cukup 200 Gram
Kentang memiliki kadar air cukup tinggi, yaitu sekitar 80 persen. Itulah yang menyebabkan kentang segar mudah rusak, sehingga harus disimpan dan ditangani dengan baik. Pengolahan kentang menjadi kerupuk, tepung, dan pati, merupakan upaya untuk memperpanjang daya guna umbi tersebut.

Pati kentang mengandung amilosa dan amilopektin dengan perbandingan 1:3. Dari tepung dan pati kentang, selanjutnya dihasilkan berbagai produk pangan olahan dengan beragam citarasa yang enak dan penampilan menarik.

Kandungan karbohidrat pada kentang mencapai sekitar 18 persen, protein 2,4 persen dan lemak 0,1 persen. Total energi yang diperoleh dari 100 gram kentang adalah sekitar 80 kkal.

Dibandingkan beras, kandungan karbohidrat, protein, lemak, dan energi kentang lebih rendah. Namun, jika dibandingkan dengan umbi-umbian lain seperti singkong, ubi jalar, dan talas, komposisi gizi kentang masih relatif lebih baik.

Kentang merupakan satu-satunya jenis umbi yang kaya vitamin C, kadarnya mencapai 31 miligram per 100 gram bagian kentang yang dapat dimakan. Umbi-umbian lainnya sangat miskin akan vitamin C.
Kebutuhan vitamin C sehari 60 mg, untuk memenuhinya cukup dengan 200 gram kentang. Kadar vitamin lain yang cukup menonjol adalah niasin dan B1 (tiamin).

Dengan mengkonsumsi sebuah umbi kentang yang berukuran sedang, sepertiga kebutuhan vitamin C (33 persen) telah tercapai. Demikian juga halnya dengan sebagian besar kebutuhan akan vitamin B dan zat besi.

Pencegah Hipertensi
Kentang juga merupakan sumber yang baik akan berbagai mineral, seperti kalsium (Ca), fosfor (P), besi (Fe) dan kalium (K), masing-masing 26,0; 49,0; 1,1; dan 449 mg/100 g. Di lain pihak, kandungan natriumnya sangat rendah, yaitu 0,4 mg/100 g.

Rasio kalium terhadap natrium yang tinggi pada kentang sangat menguntungkan bagi kesehatan, khususnya terhadap pencegahan timbulnya penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi). Sebagaimana diketahui, bahwa konsumsi natrium (sodium) yang berlebih (dapat berasal dari garam dapur, monosodium glutamat/MSG, sodium bikarbonat) merupakan salah satu pencetus hipertensi. Di lain pihak, konsumsi kalium yang tinggi memberikan efek yang berlawanan, yaitu menurunkan tekanan darah.

Rasio natrium terhadap kalium yang paling ideal adalah 1:1. Konsumsi harian kita terhadap natrium yang berlebih (akibat membudayanya pemakaian MSG pada berbagai masakan), perlu diimbangi dengan konsumsi kalium yang tinggi.

Kentang merupakan bahan pangan yang sangat kaya kalium (449 mg/100 g). Selain kentang, bahan lain yang cukup kaya kalium adalah tomat dan pisang.

Rasio natrium terhadap kalium pada kentang dan tomat segar adalah sangat rendah, masing-masing 1:1100 dan 1:100. Pengolahan kentang menjadi kentang panggang (baked potato) akan menurunkan rasio tersebut menjadi 1:100, selanjutnya rasionya menurun lagi menjadi 9:10 pada pembuatan keripik (potato chips) dan menjadi 1,7:1 pada pembuatan salad kentang (potatao salad).

Penurunan rasio natrium terhadap kalium tersebut semata-mata akibat penggunaan garam NaCl atau penyedap MSG yang berlebihan. Dengan kata lain, proses pengolahan pangan dengan penambahan garam dapur dan MSG telah mengubah bahan pangan yang tadinya menyehatkan, menjadi makanan yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

Sumber:blogspot.com

Jumat, 01 Juni 2012

Berbisnis Budidaya Anggrek Yang Selalu Menyegarkan

Bisnis tanaman hias seperti anggrek merupakan bisnis yang relatif stabil dan tidak mengemal fluktuasi. Tanaman anggrek memiliki penggemar yang loyal, tidak heran usaha budidaya anggrek ini bisa bertahan dalam jangka waktu yang lama. Harga tanaman anggrek juga relatif stabil, harga tergantung pada varietas. Jika anggrek termasuk langka maka harganya cukup mahal. Salah satu yang menekuni bisnis anggrek adalah Hasan Sulaeman Syah, seorang sarjana pertanian dari Magelang, Jawa Tengah.

Usaha budidaya anggrek Hasan,bermula dari skripsinya yang mengulas seputar anggrek dalam botol, dari skripsi tentang anggrek tersebut lantas membuatnya tertarik untuk berwirausaha.

Lokasi kebunnya di daerah Nambangan,Blabak, Magelang, menjadi tempat grosir tanaman anggrek. Awal usaha anggrek Hasan dirintis saat ia masih nganggur selepas selesai kuliah, lantas terpikir untuk menerapkan disiplin ilmu yang ia miliki. Selain itu petani anggrek di daerah Magelang masih sedikit, peluang bisnis ini coba ia tekuni ditambah dengan latar belakang ilmunya dan hobi Hasan akan anggrek.

Setelah lulus di tahun 1998 ,dari Universitas Tidar Magelang, ia kemudian mencoba untuk budidaya anggrek dengan memanfaatkan lahan di loteng rumahnya yang berukuran 3 x 6 meter. Hingga akhirnya di tahun 2003, ia mulai membisniskan anggreknya.

Usaha kerasnya membuahkan hasil, yaitu dengan diperolehnya 4 kebun untuk budidaya anggrek-anggreknya. Kebun-kebun itu berada di Nambangan, kawasan Blabak, Magelang, yang memang dikhususkan untuk bisnis grosir anggrek.

Sedangkan lokasi kebun di Candi Mulyo ia pakai sebagai tempat pembesaran dan menanam anggrek, serta di dalam taman Kyai Langgeng. Di taman Kyai Langgeng ini, Hasan mempunyai lahan seluas 180 meter persegi dalam bentuk green house dan bekerjasama dengan Dinas Pertanian.

Anggrek Vanda, Salah Satu Jenis Anggrek Yang Menawan

Di Nambangan, dengan memanfaatkan lahan seluas 500 meter persegi, Hasan membudidayakan anggrek dengan melakukan pembibitan di dalam botol. Media yang digunakan jenis Smith Ferguson ditambah arang (media agar-agar
Hasan tidak melakukan penanaman bibit anggrek langsung dari biji F1 nya. Namun ia membeli dalam bentuk F2 dan F3 dari kawasan Jawa Timur dan Jakarta, bahkan juga dari seorang importir dari Bangkok, Thailand.

Berbagai jenis bibit anggrek dapat dibudidayakan di dalam botol. Meski usaha untuk pembibitan anggrek dalam botol bukanlah suatu hal yang baru, tapi masih sedikit hobiis yang melakukannya. Biasanya mereka takut jika gagal, dan anggreknya akan mati sebelum sempat dikeluarkan dari botol.

Tanaman anggrek merupakan tanaman yang memiliki daya tahan terhadap ruangan kedap udara selama berbulan-bulan. Oleh karena itu media tanam dalam botol mulai digemari karena unik dan dapat dibawa kemana-mana bahkan hingga ke luar negeri. Hampir semua jenis anggrek telah dimiliki oleh Hasan. Setidaknya ada 7000 koleksi tanaman anggrek, baik dalam bentuk botol atau anggrek yang sudah dalam masa pembesaran.

Sumber:

http://tabloidtransagro.com/
 

Sample text

Sample Text